Oleh sebab itu, tujuan analisis puisi ini adalah mendeskripsikan bahasa dan pembentukan kata dengan aplikasi kajian stilistika pada puisi Kepada Peminta-Minta Baru-Baru Ini Dicari Tidak ada hasil yang ditemukan Makna: pada bait pertama mengandung makna bahwa tokoh aku merasa kurang mengikhlaskan terhadap apa yang telah diberikan kepada pengemis. Selain itu, tokoh aku juga merasa terganggu disebabkan pengemis secara terus menerus memandanginya. Dalam puisi Kepada Peminta-minta karya Chairil Anwar terdapat bahasa figuratif yang muncul yaitu pada baris ke 4 dan 21. Merupakan majas hiperbola yang bersifat berlebih-lebihan. Muncul majas hiperbola dari kata nanti darahku jadi beku. Selain itu pula muncul majas repetisi pada baris 1 dan 18. Memperoleh efek-efek tersebut dapat melalui kebahasaan, paduan bunyi, penggunaan tanda baca, cara penulisan dan lain sebagainya. Dengan kriteria tersebut membantu dalam menganalisis sebuah puisi. Berdasarkan kriteria tersebut dipilih puisi dengan judul"Kepada Peminta-minta karya Chairil Anwar untuk dianalisis. Dalam puisi, kita dapat mengungkapkan berbagai hal, seperti kerinduan, kegelisahan, atau pengagungan yang diungkapkan dalam bahasa yang indah. Salah satu unsur pembangun puisi, yaitu gaya bahasa. Gaya bahasa atau majas adalah penggunaan bahasa yang bersifat seolah-olah menghidupkan dan menimbulkan makna konotasi dengan menggunakan bahasa figuratif. Puisi "Gadis Peminta-minta" karya Toto Sudarto Bachtiar adalah karya sastra yang menggambarkan pertemuan dengan seorang gadis miskin yang meminta-minta. Gambaran Seorang Gadis Miskin: Puisi ini memulai dengan gambaran seorang gadis kecil yang meminta-minta dengan sebuah kaleng kecil. .

makna puisi kepada peminta minta